Pengalaman Jungle Survival SMKN6 Di Cisarua

Assalamualaikum teman-teman saya ingin menceritakan pengalaman saya saat jungle survival di Cisarua Bogor, kalian tau ga si apa yang dimaksud JUNGLE SURVIVAL ini?, Jungle Survival adalah ilmu bertahan hidup dalam keadaan darurat dengan memanfaatkan alam sekitar agar dapat bertahan hidup. Itu adalah arti dari survival, kami anak SMKN 6 akan mendapatkan sebuah wing atau pangkat untuk menjadi suatu kebanggaan setelah melakukan Jungle Survival ini. Jungle Survival ini berlangsung selama tiga hari.

Sebelum berangkat saya sudah menyiapkan barang-barang yang dibawa untuk Jungle, contohnya ada tas ransel, baju ganti, bekal untuk dijalan, senter, dll. Jam 10 malam saya sudah berangkat untuk pergi ke sekolah, sesampainya di sekolah sudah ramai teman-teman lain yang sudah berbaris rapih, dan saya ikut masuk ke barisan, sebelum berangkat kami diperintahkan untuk melakukan penyamaran oleh panitia dengan cara menghitamkan seluruh wajah dengan arang, dan sekitar jam 00.30 kami berangkat menuju Cisarua Bogor menaiki mobil besar seperti TNI, sekitar 16 mobil untuk kami menuju Bogor, karena jumlah kami begitu banyak, hampir 300 siswa yang mengikut jungle ini, sekitar jam 03.00 kami istirahat di rest area untuk makan bersama, setelah tiba di Cisarua Bogor sekita jam 04.00 kami tidak langsung di tempatkan ke tenda, melainkan kumpul di suatu tempat untuk jalan menuju tenda, dengan cara mencari jalan menggunakan peta untuk menuju tenda, sesampainya di tempat penginapan saya melaksanakan sholat shubuh karena memang sudah adzan, setelah melakukan sholat shubuh kami diperintahkan untuk baris lagi di lapangan, untuk pembagian tenda, masing-masing tenda berisi 6 orang, dan saya mendapatkan tenda paling atas, setelah pembagian tenda, kami istirahat senejak di tenda karena kami sangat letih, di hari kedua kami melaksanakan treaking, untuk melewati pos-pos yang sudah di sediakan oleh panitia, di hari ketiga kami melakukan upacara pagi sebelum berangkat pulang, sekitar jam 10.30 kami berangkat pulang kesekolah, setibanya kami di sekolah sudah banyak orang tua yang menunggu kedatangan anaknya di depan gerbang, dan saya sudah dijemput orang tua saya untuk pulang kerumah,,,,,,,,,,TAMATTTT

Pengertian Sketsa

sketsa berasal dari bahasa Latin, yakni kata shedios extempore yang artinya “begitu saja tanpa persiapan”. Tinjauan tersebut semakin mempertegas bahwa sketsa adalah gambaran spontan tanpa menunjangnya untuk menjadi suatu karya yang telah selesai.sketsa umumnya diketahui sebagai gambar dasar pertama yang dibuat dengan cepat untuk memulai suatu karya seni rupa seperti lukisan saja. Namun, sejatinya sketsa adalah muara ide dari berbagai karya yang umumnya memiliki media visual seperti lukisan, logo, komik, dsb.Secara umum pengertian sketsa adalah draf gambar kasar yang digunakan untuk mengonkretkan (merealisasikan) ide yang masih abstrak dan terjebak dalam pemikiran saja. Oleh karena itu, sketsa amatlah penting dalam dunia kreatif. Sketsa tidak melulu digunakan untuk merancang suatu media visual saja, bisa jadi suatu tata lingkungan seperti tata lingkungan dan rancangan alur pengunjung pada pameran digambarkan melalui sketsa pula.

Selain menjadi petunjuk dan gambaran umum dari suatu karya yang akan diciptakan, sketsa juga memiliki manfaat sebagai berikut.

1. Menjadi rancangan yang menjadi petunjuk dan garis besar dari karya yang akan dibuat.
2. Menjadi wahana latihan untuk menggambar dan menggoreskan alat gambar secara bebas, spontan, sehingga ide kita tidak akan terbatasi dan tertuang dengan lancar.
3. Sebagai ajang studi bentuk, proporsi, anatomi, komposisi dan sebagainya dalam mempelajari objek yang akan digambar, dilukis, dipatung, dan teknik penciptaan karya lainnya.
4. Sebagai media eksplorasi untuk mendapatkan ide atau gagasan yang akan dituangkan dalam karya desain maupun seni rupa.
Menjadi jenis genre atau media ekspresi dalam bentuk seni sketsa murni (sketsa sebagai karya final, bukan hanya rancangan).

Ini adalah ilustrasi dari sketsa

DAMPAK NEGATIF TAWURAN PELAJAR

Sering terjadi akhir-akhir ini tawuran antar pelajar yang membuat warga menjadi tidak nyaman, dan adapula DAMPAK NEGATIF TAWURAN PELAJAR, yaitu.

– Merusak nama baik sekolah.

– Merusak masa depan diri pelajar.

– Membuat warga tidak nyaman.

– Terganggunya proses belajar.

– Menurunnya prestasi.

– Orang tua menjadi cemas.

Karena tidak seimbangnya bekal ilmu agamanya, aturan-aturan agama seakan dikesampingkan. Pelajar yang mencontek saat ujian tidak lagi merasa takut, karena berpikir penjaga ujian tidak melihatnya.